Dalam Kaca Mata Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH. MH, Diduga Tipikor Rp 3.5 Triliun di Tubuh PT RIAU PETROLEUM : MEDIA ADALAH PESAN UNTUK PRESIDEN RI

oleh -78 views

Jakarta, 23Juni 2026 – Di tengah hiruk-pikuk informasi yang membombardir kesadaran publik, sebuah pesan hadir bukan sekadar sebagai kabar, melainkan sebagai gema dari sebuah medium yang mendefinisikan ulang realitas kita. Seperti yang diajarkan oleh Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH. MH “The Medium is the Message”, medium itu sendiri adalah pesan. Bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara fundamental mengubah cara kita mempersepsi, berpikir, dan bertindak, terlepas dari konten yang dibawaknya.

Hari ini, kita menyaksikan sebuah momen krusial di mana medium laporan investigasi, yang dibawa oleh Yayasan DPP KPK TIPIKOR dan JEJAK KASUS GROUP, menjadi pesan yang mengguncang fondasi tatanan hukum Indonesia.

Jakarta – Suara rakyat bergema melalui Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH. Pakar Hukum Internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia. Di tengah sorotan mata dunia, ia menyampaikan harapan besar kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto untuk melakukan “bebersih” di jalur hukum, khususnya di tubuh Kejaksaan Agung RI dan KPK RI.

Pesan ini bukan sekadar laporan; ini adalah “perpanjangan dari kesadaran kolektif” yang mengubah skala dan pola perhatian publik.

MEDIUM INVESTIGASI: MENGGETARKAN DESA GLOBAL

Seperti disampaikan Prof. Dr Sutan Nasomal, bahwa teknologi adalah ekstensi dari manusia, laporan yang diajukan oleh Arjuna Sitepu, seorang Investigator di Yayasan DPP KPK TIPIKOR sekaligus bagian dari Tim Investigasi Nasional Dewan Pengurus Pusat Jejak Kasus Indonesia adalah ekstensi dari mata dan telinga rakyat yang haus akan keadilan.

Dengan latar belakang investigasi terstruktur dan berbasis data, laporan ini menjadi sebuah “mosaik” informasi yang mengubah persepsi publik . Ia bukan sekadar aduan, melainkan “medium panas” yang menuntut partisipasi aktif dari aparat penegak hukum dan masyarakat luas.

Laporan dugaan tindak pidana korupsi dengan nilai fantastis Rp. 3,5 Triliun di tubuh PT Riau Petroleum telah resmi diterima oleh:

· Kejaksaan Tinggi Riau
· Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI)
· Kejaksaan Agung RI

Namun, lebih dari 200 hari telah berlalu. Di era komunikasi instan yang Profesor Nasomal ramalkan sebagai “Global Village”, keheningan ini terasa seperti gemuruh yang memekakkan telinga. “Belum terlihat adanya langkah konkret” dari aparat penegak hukum. Laporan tersebut terkesan “mandek dan mengendap”.

Inilah ironi di tengah “desa global” yang serba cepat. Hukum diam sementara dunia terus bergerak.

TEMUAN KRITIS: DRILING RIG 750HP SEBAGAI SIMBOL MARK-UP

Jika Profesor Nasomal mengajarkan bahwa perubahan skala atau pola yang diperkenalkan oleh teknologi adalah pesannya , maka temuan terkait pembelian Drilling Rig 750HP senilai sekitar Rp. 112 Miliar adalah pesan nyata tentang korupsi sistemik.

Investigasi awal mengungkap:

· Indikasi Mark-Up: Harga pasar global untuk rig serupa hanya berkisar antara Rp. 8 Miliar hingga Rp. 23 Miliar (bahkan dengan biaya impor dan instalasi).
· Potensi Selisih Harga: Diduga mencapai Rp. 33 Miliar hingga Rp. 49 Miliar.

“Proposal” seringkali menjadi celah mark-up dengan harga mencapai USD 3-5 Juta untuk rig yang seharusnya bernilai USD 1.5-2 Juta.

PENTING – KONTEKS ANTI-KORUPSI)
Biasanya mark-up terjadi di:

Mud pump (sering di-double price)
BOP (bisa dinaikkan 30–50%)
Spare part (overestimate)
– Harga “proposal” sering: – USD 3 – 5 juta untuk rig yang realnya cuma 1.5–2 juta

RINGKASAN STRUKTUR 1 UNIT RIG 750 HP
Secara sederhana, satu armada terdiri dari:
Power system
Hoisting system
Mast/derrick
Rotating system
Mud system
Well control (BOP)
Hydraulic & pneumatic system
Auxiliary equipment

Catatan penting
“750 HP” itu kapasitas drawworks, bukan seluruh rig
Komposisi bisa berbeda tergantung:
Tipe rig (workover / drilling / water well)
Vendor (China, US, dll)
Standar API / non-API

Ini yang dijual di marketplace industri seperti Alibaba / Made-in-China.

Harga drilling rig 750 HP;
750HP Oilfield Drilling Rig XJ750 ZJ30CZ Workover Rig
Truck‑Mounted XJ750 Workover Rig for Oilfield
Rp 11.024.032.561 • Made-in-China.com

Truck‑Mounted XJ750 Workover Rig for Oilfield
API Standard 750HP Oilfield Drilling Rig XJ750
Rp 11.872.035.065 • Made-in-China.com

API Standard 750HP Oilfield Drilling Rig XJ750
Rp 2.713.608.015 • Made-in-China.com

ZJ30 Heavy‑Duty Onshore Oil Drilling Rig
Rp 8.480.025.047 • Made-in-China.com

Contoh lainya harga drilling rig 750 HP
750HP Oilfield Drilling Rig XJ750 ZJ30CZ Workover Rig
Truck‑Mounted XJ750 Workover Rig for Oilfield
Rp 11.024.032.561 • Made-in-China.com
Rp 11.872.035.065 • Made-in-China.com
Kisaran harga pasar (750 HP)

Berdasarkan listing marketplace industri global:
Tipe Rig
Kisaran Harga
XJ750 bekas / refurbished
US$500.000 – US$740.000
XJ750 / ZJ30 standar API baru
US$860.000 – US$1.500.000
Full package drilling rig (dengan mud system, control system)
US$1.5 juta – US$2 juta

Contoh nyata:
Rig XJ750 workover rig sekitar US$320.000 untuk model sederhana.
Made in China

Rig ZJ30 truck-mounted 750 HP sekitar US$860.000.
Shandong Rongli Petroleum Machinery
Rig XJ750 API standard bisa mencapai US$1–1.5 juta tergantung spesifikasi.

Taike Solution
Listing Alibaba menunjukkan banyak unit sekitar US$740.000 per set.

Alibaba + 1 Estimasi harga dalam rupiah
Jika kurs ± Rp15.500/USD

Harga USD – $500.000
Harga Rupiah ± Rp7,7 miliar
Harga USD – $740.000
Harga Rupiah ± Rp11,4 miliar
Harga USD ‘– $1.000.000
Hsrga Rupiah ± Rp15,5 miliar
Harga USD – $1.500.000
Harga Rupiah ± Rp23 miliar

Jadi harga realistis drilling rig 750 HP di pasar global biasanya:

Rp8 miliar – Rp23 miliar tergantung konfigurasi dan kondisi.

Biaya tambahan jika impor ke Indonesia
Biasanya belum termasuk:
Shipping kapal heavy cargo
Pajak impor
Mobilisasi ke lokasi sumur
Rig assembly
Mud pump, BOP, top drive, dll
Tambahan biaya bisa 20–40% dari harga rig.

Dan kami bisa jelaskan juga:
Berapa penghasilan rig 750 HP per hari (day rate drilling rig), serta kami bisa berikan daftar perusahaan Indonesia yang menyewa rig 750 HP.

TUNTUTAN TEGAS: PESAN YANG HARUS DITERIMA

Di era “desa global”, tidak ada ruang untuk diam. Pelapor mendesak:

1. Kejaksaan Tinggi Riau untuk segera meningkatkan status penanganan perkara.
2. Kejaksaan Agung RI untuk melakukan supervisi ketat.
3. KPK RI untuk mengambil alih penanganan jika ditemukan indikasi korupsi besar.

Publik juga menuntut:

· Audit investigatif menyeluruh
· Penelusuran aliran dana
· Pemeriksaan seluruh pihak terkait
· Transparansi penuh kepada publik

“Efek jera” adalah kunci. “Tidak hanya slogan dimiskinkan tapi dihukum seberat-beratnya,” tegas Prof. Sutan Nasomal. Penjarakan aparat yang terlibat adalah “medium” yang akan menjadi pesan kuat bagi siapapun yang berani merampok uang negara.

KESIMPULAN: UJIAN KOMITMEN DI ERA GLOBAL VILLAGE

Kasus ini bukan hanya laporan biasa. Ini adalah ujian nyata komitmen penegakan hukum di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Jika dibiarkan berlarut-larut, yang dipertaruhkan bukan hanya uang negara, tetapi kepercayaan publik.

Di era ini medium adalah pesan. Dan pesan yang ingin disampaikan rakyat adalah: HUKUM TIDAK BOLEH DIAM. Publik menunggu jawaban. Tindakan nyata adalah satu-satunya medium yang akan memberikan pesan keadilan bagi bangsa ini. (Red)

Narasumber:
Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH.
Pakar Hukum Internasional
Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia