Kepala SDN 8 Kayuagung Persilakan Audit Dana BOS, Tokoh OKI Desak Inspektorat Jangan Tutup Mata

oleh -49 views

OKI

Kepala SD Negeri 8 Kayuagung, Tristaminah, S.Pd., mempersilakan masyarakat untuk memeriksa penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah yang dipimpinnya. Pernyataan tersebut disampaikan saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (15/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Tristaminah menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan apabila persoalan penggunaan Dana BOS dibawa ke instansi mana pun untuk diperiksa. Sesekali, Kepala SDN 8 Kayuagung menyebut nama Tipikor dalam pembicaraannya.

«”Boleh dibawa ke mana-mana, karena suami ibu wartawan juga,” ujarnya kepada awak media.»

Pernyataan tersebut disampaikan saat awak media meminta klarifikasi terkait penggunaan Dana BOS di SDN 8 Kayuagung.

Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat OKI, A. Raden, meminta Inspektorat Kabupaten OKI menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan tidak mengabaikan setiap laporan atau informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut A. Raden, setiap dugaan penyimpangan penggunaan anggaran negara, termasuk Dana BOS, harus ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengkritik apabila aparat pengawas tidak menjalankan tugasnya secara optimal.

«”Inspektorat jangan tutup mata terhadap setiap laporan masyarakat. Jangan sampai ada anggapan makan gaji buta dan terjadi pemborosan anggaran negara karena fungsi pengawasan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kalau memang tidak ada pelanggaran, buktikan melalui audit yang profesional dan transparan agar tidak menimbulkan prasangka di masyarakat,” kata A. Raden.»

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat hasil audit maupun pernyataan resmi dari aparat penegak hukum atau instansi pengawas terkait penggunaan Dana BOS di SDN 8 Kayuagung. Selain itu, belum dijelaskan secara rinci apa yang melatarbelakangi pernyataan Kepala SDN 8 Kayuagung saat konfirmasi tersebut.

Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten OKI melalui Kabid SD Ahmad, namun nomor WhatsApp yang bersangkutan diketahui sudah berganti dan tidak aktif. (rls/Tim Redaksi PPWI OKI)