Kepala SMP Negeri se-Ogan Ilir Tegaskan Wisata ke Lampung Gunakan Dana Pribadi, Bukan Anggaran Negara

oleh -28 views

Ogan Ilir

Perjalanan wisata yang diikuti puluhan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kabupaten Ogan Ilir ke Provinsi Lampung pada 25–26 Juli 2026 mendapat penegasan dari para peserta bahwa kegiatan tersebut sepenuhnya menggunakan dana pribadi dan tidak memanfaatkan anggaran negara maupun dana sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 54 kepala SMP Negeri mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam tersebut. Masing-masing peserta berpartisipasi secara sukarela dengan membayar biaya sebesar Rp1.200.000 dari uang pribadi.

Kepala SMP Negeri 1 Indralaya Selatan, Reni, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif para kepala sekolah sebagai sarana penyegaran setelah menjalankan aktivitas pendidikan.

> “Ini murni ide kreatif kepala sekolah. Kegiatan ini tidak mengganggu proses belajar mengajar karena dilaksanakan pada hari libur,” ujar Reni.

 

Ia juga menepis anggapan bahwa perjalanan tersebut menggunakan dana pemerintah.

> “Kegiatan ini tidak memakai uang negara. Kami menggunakan uang simpanan pribadi kami,” tegasnya.

 

Menurut Reni, pihaknya juga siap memberikan penjelasan secara tertulis maupun lisan apabila diperlukan. Bahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir telah diberi pemberitahuan sekaligus undangan untuk ikut serta apabila berkenan.

> “Kami siap memberikan laporan secara tertulis maupun lisan. Kami hanya memberitahukan dan mengundang orang tua kami untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut,” katanya.

 

Senada dengan itu, Kepala SMP Negeri 1 Kandis, Nirwan Yuliz Alsof, S.Ag., mengatakan kegiatan tersebut tidak memiliki unsur paksaan dan sepenuhnya bersifat sukarela.

> “Ini murni ide kreatif kepala sekolah. Tidak ada paksaan. Yang mau ikut silakan, yang tidak juga tidak apa-apa,” ujarnya.

 

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda pribadi para kepala sekolah dan tidak berkaitan dengan organisasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Ogan Ilir maupun Ketua MKKS Ogan Ilir, Junaidi, S.Pd., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Pemulutan.

Dengan adanya penegasan dari para peserta, perjalanan wisata ke Lampung tersebut disebut merupakan aktivitas pribadi yang dilaksanakan di luar jam kerja, pada hari libur, menggunakan biaya mandiri masing-masing peserta, sehingga tidak menggunakan anggaran negara maupun mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah. (rls/Tim Redaksi Pewarta)