Pewarta Se-Indonesia

Diduga ada praktek korupsi didinas bappeda Lampung Tengah TA 2025 milyaran rupiah

Lampung Tengah

Anggaran Bappeda disinyalir ada indikasi Mark up dan fiktip praktek korupsi terjadi karna ada niat dan kesempatan,itulah yang terjadi dilampung Tengah,

Terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK bupati ardito Wijaya,bukan membuat epek jera,tapi bahkan menjadi-jadi.

bersumber dari dana APBD tahun 2025.yang terindikasi senilai Rp.10.milyar

Diduga anggaran tersebut dikorupsi milyaran rupiah oleh sang kadis bapak Ir.Roni Witono ST.MM,IPM.ASEAN Eng.

Saat dikonfirmasi melalui Wa 08226990xxxx eliau mengatakan nocomen terkait data anggaran tersebut

Adapun rincian kegiatan tersebut dinas Bappeda meliputi.

,> program perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.senilai Rp 966.433.950.

,>kegiatan koordinasi penyusunan dan penetapan dukumen perencanaan pembangunan Daerah senilai Rp.560.441.800

>Pemeliharaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintahan daerah Senilai rp.454.661.000

> Pengadaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintahan daerah Senilai Rp 289.723.200

Akibatnya dan dampak penyalahgunaan anggaran kantor APBD TA.2025 milyaran rupiah tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga merugikan masyarakat.

Untuk menyikapinya dan menindak lanjuti diduga praktik korupsi yang dilakukan oknum PLT Bappeda dan jajaran, diharapkan Aprat hukum ( APH ) seperti KPK RI, Mabes polri, kejaksaan agung RI dan BPK RI melakukan pemeriksaan, menindak tegas dan mengaudit kerugian uang negara yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan anggaran TA 2025.oleh PLT kadis berserta jajarannya.

Exit mobile version