Tanggapan DLH Pesawaran: Kasus Sudah Pernah Disikapi, Akan Ditinjau Kembali

oleh -24 views

Pesawaran

Menanggapi sorotan publik terkait dugaan pencemaran Sungai Way Ratai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pesawaran melalui Linda memberikan penjelasan bahwa persoalan tersebut sebenarnya telah ditindaklanjuti sejak kejadian pertama kali mencuat.

Menurut Linda, pihak DLH bersama anggota dewan telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan menyikapi dugaan pencemaran yang diduga berasal dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak yang diduga memiliki atau menjalankan usaha tersebut.

“Maaf baru sempat balas. Itu semua sudah kita sikapi kejadian pada waktu itu. Bahkan kami sudah meninjau dengan dewan. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya dari yang punya usaha. Dan selanjutnya insyaallah kami akan meninjau kembali,” ujar Linda kepada media, Sabtu (1/8/2026).

Linda juga memastikan bahwa DLH akan segera melakukan peninjauan kembali terhadap lokasi yang menjadi sorotan masyarakat.

“Akan kami tinjau secepatnya. Insya Allah, di hari Senin atau Selasa,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa DLH mengakui persoalan ini telah menjadi perhatian pemerintah daerah dan berkomitmen untuk kembali turun ke lapangan dalam waktu dekat. Masyarakat kini menaruh harapan agar peninjauan tersebut menghasilkan langkah nyata, bukan hanya sebatas inspeksi lapangan.

Warga berharap peninjauan yang dijadwalkan pada awal pekan depan dapat disertai pengambilan sampel air, investigasi terhadap sumber dugaan pencemaran, serta koordinasi dengan instansi terkait dan aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup.

Masyarakat juga meminta agar hasil peninjauan nantinya disampaikan secara terbuka kepada publik. Transparansi dinilai penting untuk memberikan kepastian mengenai penyebab kematian ikan yang diduga terjadi berulang kali, pihak yang bertanggung jawab, serta langkah penanganan dan pemulihan kualitas Sungai Way Ratai.

(Tim & Redaksi)