Belum 1×24 Jam, Camat Kemiling Temukan Dini dan Siapkan Solusi Agar Kembali Mengenyam Pendidikan

oleh -166 views

Bandar Lampung

Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Kemiling setelah kisah seorang anak perempuan berinisial DL (Dini) yang sempat viral karena terlihat menemani orang tuanya mengumpulkan barang bekas di depan sebuah warung bakso di Kecamatan Kemiling menjadi perhatian publik.

Kurang dari 1×24 jam sejak informasi tersebut beredar, Camat Kemiling Andi Saputra Kesuma bersama jajaran berhasil menemukan keberadaan Dini beserta keluarganya. Pemerintah kecamatan pun langsung menyiapkan langkah konkret agar remaja tersebut dapat kembali memperoleh hak pendidikannya.

Andi menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran, Dini dan keluarganya sebelumnya tinggal di wilayah Campang Raya sebelum kemudian berpindah ke Kecamatan Kemiling.

“Dini ini dan keluarganya sebelumnya tinggal di wilayah Campang Raya, kemudian pindah ke Kemiling. Sebelumnya Dini pernah sekolah sampai kelas 5 SD, namun setelah pindah sekolahnya sempat terputus,” ujar Andi Saputra Kesuma, Kamis (6/8/2026).

Melihat usia Dini yang kini telah menginjak 15 tahun, pihak kecamatan menilai program pendidikan kesetaraan menjadi solusi yang paling memungkinkan.

“Saat ini kami memberikan solusi untuk Dini. Karena usianya sudah 15 tahun, maka akan kami masukkan ke Kejar Paket A melalui PKBM,” jelasnya.

Tidak hanya fokus pada pendidikan, Pemerintah Kecamatan Kemiling juga akan membantu penyelesaian administrasi kependudukan keluarga Dini agar dapat mengakses berbagai program bantuan pemerintah.

“Kami juga akan membantu menyinkronkan administrasi kependudukannya karena Kartu Keluarga dan KTP ibunya masih menggunakan data lama. Selain itu, ibunya juga sudah berpisah dengan ayah Dini, meski belum melalui proses perceraian secara resmi,” tambahnya.

Andi menegaskan, sebagai aparatur pemerintah, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan.

“Pokoknya kami sebagai pelayan rakyat siap melayani warga kami dalam kondisi apa pun. Setelah informasi ini mencuat, kami langsung mengerahkan seluruh lurah se-Kecamatan Kemiling, kemudian para lurah mengoordinasikan seluruh ketua RT untuk mencari keberadaan Dini. Alhamdulillah sekarang sudah ditemukan dan kami sedang mencarikan solusi agar Dini tidak lagi putus sekolah,” tegasnya.

Respons cepat Pemerintah Kecamatan Kemiling mendapat perhatian masyarakat sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi publik. Diharapkan, upaya tersebut menjadi langkah awal agar Dini dapat kembali melanjutkan pendidikan dan memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk masa depannya.

Pendidikan merupakan hak setiap anak. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak diharapkan dapat membantu memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar karena kendala sosial maupun administrasi.(Tim/Red)