Transformasi Digital RSUD Kayuagung Hadirkan “Simontok Pinter”, Perkuat Pelayanan dan Tata Kelola Rumah Sakit

oleh -59 views

OKI

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui transformasi digital.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah “Simontok Pinter” (Sistem Monitoring Klaim dan Piutang Terintegrasi). Inovasi ini menjadi bagian dari proyek perubahan yang dirancang untuk mendukung pengelolaan administrasi klaim dan piutang secara lebih terintegrasi, cepat, transparan, dan akuntabel.

Berdasarkan materi proyek perubahan yang ditampilkan, inovasi tersebut digagas oleh Aka Ferdiansyah Jaya Saputra, SE., M.M., dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2026 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Kita tidak hanya membangun sistem, tapi membangun komitmen untuk pelayanan publik yang lebih baik. Transformasi digital adalah keniscayaan.”

Kehadiran “Simontok Pinter” menjadi langkah strategis dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung tata kelola RSUD Kayuagung.

Sistem tersebut dirancang untuk membantu proses monitoring klaim secara real-time, pengelolaan data piutang, serta penyediaan laporan yang terintegrasi. Dengan tersedianya informasi secara lebih cepat dan terstruktur, manajemen rumah sakit dapat memperoleh data yang mendukung pengambilan keputusan secara tepat.

Transformasi tersebut juga sejalan dengan perkembangan digitalisasi sektor kesehatan nasional yang terus didorong pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan integrasi informasi kesehatan.

Kementerian Kesehatan juga terus mengembangkan integrasi sistem digital dalam ekosistem pelayanan kesehatan, termasuk integrasi sistem rujukan dan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sebagai bagian dari transformasi kesehatan nasional.

Sebagai rumah sakit daerah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pengelolaan klaim dan piutang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional dan pelayanan rumah sakit.

Peraturan Bupati Ogan Komering Ilir Nomor 32 Tahun 2023 tentang Pengelolaan BLUD RSUD Kayuagung mencakup berbagai aspek pengelolaan keuangan, termasuk pengelolaan piutang, pelaporan, pertanggungjawaban, serta pengawasan internal.

Dalam konteks tersebut, digitalisasi monitoring klaim dan piutang dapat menjadi instrumen pendukung untuk menciptakan pengelolaan keuangan rumah sakit yang semakin tertata dan informatif.

Digitalisasi administrasi juga memberikan peluang bagi rumah sakit untuk mempercepat alur informasi antarpihak yang berkepentingan.

Dengan data yang terintegrasi, proses pemantauan dapat dilakukan secara lebih sistematis sehingga mendukung kelancaran administrasi dan pengelolaan pendapatan rumah sakit.

Pada akhirnya, manfaat yang diharapkan bukan hanya dirasakan oleh manajemen, tetapi juga oleh masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang semakin efektif dan berkesinambungan.

Direktur RSUD Kayuagung juga sebelumnya menyampaikan komitmen rumah sakit dalam memperkuat pelayanan kesehatan dan transformasi digital untuk masyarakat Kabupaten OKI.

Siti A, salah seorang warga Kayugung, menilai transformasi digital di RSUD Kayuagung merupakan langkah yang baik dan patut diapresiasi.

“Saya menyambut positif inovasi ini. Digitalisasi tentu sangat membantu apabila dapat membuat pelayanan rumah sakit menjadi lebih cepat, tertata, dan mudah dipantau. Masyarakat tentu berharap pelayanan kesehatan semakin baik dari waktu ke waktu,” ujar Siti A.

Menurutnya, perkembangan teknologi sudah menjadi bagian penting dalam pelayanan publik.

“Kalau teknologi digunakan untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat dan berkualitas kepada masyarakat, tentu kami sangat mendukung. Mudah-mudahan inovasi seperti ini terus dikembangkan,” katanya.

Kehadiran “Simontok Pinter” memperlihatkan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen untuk membangun pelayanan publik yang semakin berkualitas. (rls/Tim Redaksi PPWI)