Wabup Ogan Ilir Tutup Program PKW Keterampilan Membatik Tahun 2026

oleh -167 views

OGAN ILIR

Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., secara resmi menutup Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Keterampilan Membatik Tahun 2026 di Sentra IKM Desa Tanjung Dayang, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (28/7/2026).

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Ogan Ilir.

Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Ogan Ilir, Rini Agustina, S.Sos., M.Si., mengatakan program PKW Keterampilan Membatik diharapkan mampu memberikan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ardani menyampaikan bahwa program pelatihan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis membatik, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru yang kreatif, mandiri dan mampu bersaing.

“Program PKW Keterampilan Membatik ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam bidang membatik, sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang kreatif, mandiri, dan mampu bersaing,” ujar Ardani.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, Hj. Faizah Ardani, yang hadir mewakili Ketua TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan.

“Melalui kerja sama antara Kemendikdasmen RI dan Dekranasda Kabupaten Ogan Ilir, diharapkan para peserta mampu memanfaatkan keterampilan yang telah diperoleh untuk meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus turut melestarikan warisan budaya batik sebagai identitas bangsa,” ungkapnya.

Ia menilai keterampilan membatik memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha produktif, khususnya dengan mengangkat motif dan karakter lokal Ogan Ilir.

Acara penutupan berlangsung penuh semangat dan diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian program pelatihan.

Program PKW Keterampilan Membatik ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat melahirkan pelaku usaha baru yang mampu mengembangkan produk batik lokal sekaligus menjaga keberlanjutan budaya daerah.