Tingkatkan Keterbukaan Informasi Pendidikan, MKKS Ogan Ilir Gandeng Pimpinan Redaksi Pewarta

oleh -9 views

Ogan Ilir

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Ogan Ilir menggelar kegiatan sosialisasi mengenai peran strategis media massa dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan berjudul pembekalan komunikasi publik tersebut berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Indralaya pada Jumat (24/7/2026), dengan diikuti oleh seluruh kepala SMP se-Kabupaten Ogan Ilir.

Untuk mendukung materi pembekalan, kegiatan ini menghadirkan Pimpinan Redaksi Pewarta, M. Abbas Umar, sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya membangun hubungan yang baik antara institusi pendidikan dan media massa, yang diharapkan dapat menjadi mitra efektif dalam menyampaikan informasi secara akurat kepada masyarakat.

Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek penting, mulai dari etika berkomunikasi dengan wartawan, cara menghadapi media secara profesional, hingga pentingnya keterbukaan informasi publik. Hal ini bertujuan agar sekolah dapat menyampaikan program, inovasi, prestasi, maupun berbagai capaian yang telah dicapai kepada masyarakat dengan jelas dan tepat.

Ketua MKKS SMP Kabupaten Ogan Ilir, Junaidi, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas kepala sekolah. Khususnya dalam hal membangun komunikasi publik yang efektif dan bertanggung jawab sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kepala sekolah semakin memahami pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan media. Dengan demikian, berbagai program pendidikan dapat tersampaikan secara benar kepada masyarakat dan pada akhirnya turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Ogan Ilir,” ujarnya.

Sementara itu, M. Abbas Umar menegaskan bahwa media massa bukanlah pihak yang harus dihindari oleh institusi pendidikan. Sebaliknya, media dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Jangan merasa takut ketika berhadapan dengan media. Media adalah mitra kerja sekolah dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai pencapaian, inovasi, maupun program pendidikan kepada publik. Yang terpenting adalah menyampaikan informasi secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa komunikasi yang baik antara sekolah dan media akan memberikan manfaat ganda. Selain membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan, hal ini juga akan mendorong publik untuk memperoleh informasi yang benar mengenai berbagai aktivitas yang berjalan di sekolah.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian tak terpisahkan dari tata kelola pendidikan yang baik dan transparan. Oleh karena itu, setiap satuan pendidikan perlu menjalin hubungan yang profesional dengan insan pers, tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan maupun prinsip etika jurnalistik yang berlaku.

Kegiatan berlangsung sangat interaktif dengan dilengkapi sesi diskusi dan tanya jawab yang intensif. Para kepala sekolah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai persoalan yang kerap dihadapi saat berinteraksi dengan wartawan maupun dalam proses menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Salah seorang peserta, Reni, Kepala SMP Negeri 1 Indralaya Selatan, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para kepala sekolah di daerahnya. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai cara berkomunikasi dengan wartawan secara profesional, sekaligus tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa sangat terbantu dalam memahami cara menghadapi wartawan dan membangun komunikasi yang baik dengan media. Tentunya semua itu tetap harus mengacu pada aturan serta petunjuk teknis tata kelola anggaran yang berlaku. Kami mengucapkan terima kasih atas pembekalan dan arahan yang diberikan. Semoga komunikasi yang baik antara sekolah dan media dapat terus terjalin demi kemajuan dunia pendidikan,” ujar Reni.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir bersama MKKS berharap para kepala sekolah semakin memahami pentingnya membangun komunikasi publik yang efektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi yang baik antara sekolah, media massa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih terbuka, informatif, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Ogan Ilir. (rls/Tim Redaksi Pewarta)